Tepat 26 Desember 2014, Aceh akan mengenang kejadian yang tidak akan terlupakan 10 tahun sudah. Bencana itu adalah kenangan buruk bagi kita, bagaimana tidak ribuan sanak saudara yang mereka sayangi pergi untuk mengahadapNya terlebih dahulu, harta yang mereka miliki hilang dalam sekejap, beban psikologi yang menyebabkan trauma yang luar biasa juga harus mereka terima. Sudahlah ini sudah terjadi, Apa itu yang akan kamu katakan? Allah berfirman,

“ Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah (berita) tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir” (QS:Yusuf: 87)

Allah saja menyuruh kita untuk tidak berputus asa, mari kita berusaha membangun Aceh yang lebih baik, ubah perilaku ini, keluar dari zona amanmu. Bagaimana caranya? Ada 5 langkah yang harus kamu lakukan dalam perubah perilaku :

Tahap pertama : Pengetahuan. Misalnya pengetahuan mengenai escape building atau gedung evakuasi yang ada di Aceh, seberapa besar kapasitas bangunan tersebut, seberapa tinggi bangunan tersebut dan lain-lain. Jika kamu mengetahui manfaatnya maka pengetahuan itu akan melekat.

Tahap kedua      : Persetujuan. Misalnya, apakah kamu setuju bahwa gedung evakuasi       tersebut mampu menampung masyarakat desamu jika terjadi tsunami lagi.

Tahap ketiga      : Niat. Kamu sudah mengetahui manfaatnya dan kamu juga setuju. Kamu harus berniat mengubahnya perilaku buruk yang sudah terjadi pada masyarakat Aceh.

Tahap keempat : Praktek. Mulai memprakteknya, misalahnya dengan memberikan informasi dan membuat tas siaga kebencanan di rumah

Tahap kelima : Advokasi. Apakah kamu ingin berbagi ilmu? Yap, jika kamu ingin berbagi pengetahuannya, kamu harus punya ilmu, setuju dengan ilmu tersebut, niat ingin berubah, hingga praktek pada diri sendiri.

By: [Ria Handita Nst]

— Ayo irimkan tulisan disini : Kirim tulisan

 

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.