Gebyar Budaya kembali di gelar di Kota Sabang, Festival Nol Kilometer 2014 yang memperlombakan Aneka Seni tradisi Aceh, Senin (26/10/2014) malam dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Sabang Nazaruddin, dan direncanakan berlangsung hingga tanggal 1 November.

Lapangan Playground Sabang menjadi titik sentral Penyelenggaraan ini. Acara dengan tema Bersatu dalam Seni dan Budaya ini kata Ketua Panitia Acara Ramlan Yahya merupakan jembatan Untuk menjalin kebersaman dalam semangat seni tradisi sesama Insan Seni di Sabang.

“Fetival Nol kilometer 2014 ini bertujuan untuk mengikat persatuan dan kebersamaan dalam semangat kebudayaan seni tradisi sesama komunitas budaya, sanggar seni sekolah, dan masyarakat” ungkapnya.

Sebanyak 397 Peserta kata Ramlan ikut berkompetisi dalam Even ini yang merupakan Perwakilan dalam 27 Group Sanggar Seni Sekolah dan Masyarakat serta Komunitas Budaya di Sabang yang terbagi dalam tiga Lomba, yakni Lomba Tari ratoh Jaroe, Lomba Ratep Peayon Aneuk dan Lomba Menyanyi Lagu Aceh untuk Anak. Namun diakui even ini belum mengakomodir selurh pecinta senidi sabang, namun diharapkan ini akan terus berkembang dengan dapat menghadirkan lebih banyak elemen seni di Kota Sabang.

Festival 0 KmSementara Wakil walikota Sabang, Nazaruddin saat membuka acara tersebut berharap agar budaya dan tradisi tetap terjaga, ditengah arus globalisasi yang berkembang, apalagi Sabang merupakan daerah tujuan Wisata yang sudah dikenal baik nasional dan Dunia. Disamping itu kata Tengku. Agam dalam penyelenggaraan ini, kaum muda bisa mengetahui Kekayaan seni tradisi Aceh yang ada. Ia juga sangat mengapresiasi seni tradisi yang sudah jarang ditemukan di Masyarakat, yang diperlombakan kali ini, seperti ratep Peuayon Aneuk.

“Dengan adanya even ini kita bangkitkan budaya kita yang bernuansa islami, mari kita memikirkan budaya sendiri jangan sampai tenggelam dalam derasnya arus globalisasi, saya paling tertarik dengan ratep Peuayon aneuk , yang sekarang ini sudah jarang di lantunkan oleh orang-orang tua kita, sekarang sudah tidak ada lagi, malah lagu dangdut yang sering di nyanyikan” kelakarnya.

Selesai Acara Pembukaan pada Malam tadi diperlombakan Tari Ratoh jaroe yang diikuti sejumlah Sekolah dan Group seni di Sabang. Total Hadiah yang disediakan dalam acara ini sebesar 36 Juta Rupiah Plus Tropy yang disediakan Panitia. [Mahfud T]

 

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.