Makan nasi adalah seperti kewajiban masyrakat Aceh. Kalau ada teman atau saudara yang tanya “sudah makan?” Nah, biasanya walau sudah makan penganan lain, jika belum menyentuh nasi, secara reflek kita menjawab “belum”. Inilah realita bahwa nasi sudah jadi makanan pokok tak terpisahkan dari hidup kita.

Tapi kini zaman sudah berubah. Seiring makin berubahnya pola hidup, ada baiknya kita mulai pikir-pikir lagi menjadikan nasi sebagai “ritual” bukan kebutuhan gizi dan kebutuhan nurtrisi tubuh. Misalnya, bagi Anda yang kurang beraktifitas fisik dan seharian bekerja dalam ruangan, sebaiknya mulai mengurangi konsumsi nasi.

Nasi adalah sumber karbohidrat yang cukup tinggi, dan setiap hari akan diolah menjadi glukosa, bagi mereka yang tidak ada aktivitas fisik, maka akan disimpan serta terus menumpuk di dalam tubuh. Akibatnya, kadar gula darah akan meningkat, dan jika terus bekepanjangan tentu tidak baik bagi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes.

Ancaman tersebut tidak hanya bagi mereka yang memiliki gajala diabetes saja. Kalau diperhatikan sekarang begitu banyak keluhan penyakit ditengah masyarakat kita yang disebabkan oleh tidak teraturnya pola makan dan gizi. Kebiasaan yang telah mentradisi ini, sering kali menjadi sandungan untuk membangun pola hidup sehat.

Mungkin ini bukanlah kabar menyenangkan, kalau ternyata konsumsi nasi yang baik itu adalah satu porsi dalam sehari, disubstitusi dengan makanan lainnya yang kaya serat dan protein agar pencernaan dan tubuh Anda tetap sehat. Lalu apa manfaat mengurangi konsumsi nasi putih ini? Berikut manfaatnya sebagaimana dilansir Boldsky:

  • Kadar gula darah normal. Konsumsi nasi yang seimbang, membuat kadar gula darah tetap seimbang, dan tidak akan terjadi lonjakan.
  • Sembelit. Rendahnya serat dalam nasi, bisa saja menyebabkan sembelit, dan juga menjadikan gerakan usus tidak teratur.
  • Karbohidrat. Jika Anda sedang melakukan program diet, lebih baik hindari makanan yang satu ini. Karena nasi akan membuat berat badan naik.
  • Diabetes. Ini adalah penyakit yang berhubungan dengan peningkatan kadar gula dalam darah, nasi menyediakan gula dalam jumlah cukup banyak.
  • Alergi. Tidak sedikit orang yang alergi terhadap nasi putih. Dan untuk itu gantinya, bisa dengan mengkonsumsi beras merah.
  • Nutrisi. Nutrisi dalam nasi sangat rendah, sehingga jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, bisa menyebabkan malnutrisi bagi tubuh.
  • Pati yang tinggi. Kadar pati dalam nasi sangat tinggi, hal inilah yang bisa meningkatkan kadar gula darah Anda.
  • Rasa lapar. Nasi tidak menyebabkan perut kenyang dalam porsi yang sedikit, sehingga banyak yang mengonsumsi nasi dalam jumlah banyak. Dan itu tidak baik untuk kesehatan.

Lalu apa alternatif pengganti nasi? Ya, di Aceh banyak sumber karbohidrat yang lebih baik dan kaya akan nutrisi, seperti kentang, jagung, atau umbi-umbian. Tak ada salahnya, kalau mulai sekarang mencoba untuk beralih mengkonsumsi makan bervasriasi, mulai mengganti nasi putih dengan panganan lain supaya menjadikan tubuh lebih sehat lagi. [saung99/elz]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.