Fenomena penggunaan istilah ‘Jilboobs’ agaknya mulai kehilangan konteks. Sejak trend istilah ini mencuat diikuti pula oleh semakin banyak penyebaran foto perempuan berjilbab berkostum ketat di media sosial, mengundang perhatian serta keprihatinan berbagai kalangan. Artis cantik berhijab Dewi Sandra pun turut angkat bicara terkait isu sensitif ini.

Secara tersirat Dewi sepertinya tidak begitu setuju oleh maraknya penyebaran istilah ‘Jilboobs’. Dewi mengatakan, dirinya kurang mengetahui istilah Jilboobs. Kendati demikian, menurutnya setiap orang memiliki komitmen serta dasar juga niat ketika berhijab.

Dewi Sandra_closeUp“Saya pribadi, saya kurang tahu istilah jilboobs atau apapun itu. Jelasnya, setiap orang punya dasar dan komitmen sendiri kenapa dia berhijab,” kata Dewi kepada wartawan, baru-baru ini.

“Kita nggak bisa pukul rata pengetahuan ilmu agama seseorang. Semua butuh proses dan waktu. Ada orang-orang yang memang tidak tahu, tidak paham bagaimana berhijab dengan baik. Ada yang masih berproses,” imbuh Dewi.

Dalam hal ini, menurut pemeran film 99 Cahaya di Langit Eropa’ itu, sikap saling salah menyalahkan seperti bullying atau hujatan tidak akan menyelesaikan masalah dan justru malah menimbulkan konflik.

“Kalau ada yang menyalahgunakan hijab, itu sebenarnya jadi tanggung jawab masing-masing dengan Allah SWT. Nobody can judge. Untuk memperbaiki harus diingatkan dengan kata-kata halus, bukan nyinyir, disalah-salahkan, akhirnya malah hilang dari konteks,” ucap Dewi.

“Tak perlu cari-cari kesalahan, sebaiknya cari saja solusinya. Setidaknya, kita bisa mendoakan mereka semoga segera mendapat hidayah dari Allah terkait hijab dan busana yang dikenakannya,” tandas pemeran Hana dalam sinetron ‘Catatan Hati Seorang Istri’ itu.

Seperti diketahui, istilah ‘Jilboobs’ sempat menjadi trend di media sosial. ‘Jilboobs’ sendiri merupakan sebutan sarkasme bagi perempuan berjilbab namun berpakaian ketat yang membentuk lekuk tubuh. ‘Jilboobs’ adalah plesetan dari kata jilbab dan boobs yang berarti payudara. Namun penggunaan kata-kata ini malah dikhawatirkan timbulnya aneka persepsi dan bisa berbuah konflik ditengah masyarakat. [/edt/jrz]

Via [sayangi.com]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.