Melihat kehidupan para konglomerat dengan harta berlimpah ditambah berbagai fasilitas mewah tentu membuat banyak orang merasa iri. Tapi siapa bilang jadi miliarder itu selalu menyenangkan?

Mengutip laman Business Insider, Senin (13/10/14), pendiri Y Combinator, perusahaan penyedia dana dan masukan bagi para pengusaha baru, Paul Graham mengatakan, beberapa miliarder belum tentu bahagia dengan kehidupannya. Sebagai contoh, Mark Zuckerberg dan Larry Page yang memiliki harta miliaran dolar AS.

Menurutnya, kekayaan para miliarder yang justru membuatnya sulit merasa bahagia. Graham menjelaskan, para miliarder akan kesulitan menikmati kegiatan hariannya atau melakukan berbagai hal menyenangkan secara mendadak seperti kebanyakan orang pada umumnya.

“Mark Zuckerberg tak akan pernah bisa bebas berada di negara lain. Dia memang dapat melakukan banyak hal yang tidak bisa dilakukan orang lain seperti menyewa pesawat pribadi untuk mengantarnya berkeliling dunia. Tapi kesuksesan telah merenggut banyak kejutan menyenangkan dari hidupnya,” papar Graham.

Lantas dia juga membahas kehidupan pengusaha terkenal CEO Google Larry Page. Tentu saja bagi kebanyakan orang, kehidupan Page mungkin sangat mengagumkan dan kita, bahkan membuat iri.

Tapi bayangkan saja, di usia 25 tahun dia telah memusatkan seluruh pikiran dan tenaganya untuk membangun bisnis. Setiap hari ada saja persoalan yang terjadi di kerajaan Google yang hanya bisa diselesaikan sang CEO.

Page, sebagai CEO yang harus menuntaskannya. Kehidupan Page tampak tak bisa lepas dari berbagai urusan bisnis, yang kini terus ia geluti.

Tekanan berikutnya, para miliarder tampak tak pernah bisa kelihatan takut karena akan menghilangkan rasa simpati dari masyarakat. (ND Wahyuni)

Via [Liputan6.Com]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.