Hari itu, di kereta api terdapat seorang pemuda bersama ayahnya. Pemuda itu berusia 24 tahun, sudah cukup dewasa tentu.

Di dalam kereta, pemuda itu memandang keluar jendela kereta, lalu berkata pada Ayahnya.
“Ayah lihat, pohon-pohon itu sedang berlarian”

Sepasang anak muda lainnya duduk berdekatan. Keduanya melihat pemuda 24 tahun tersebut dengan kasihan. Bagaimana tidak, untuk seukuran usianya, kelakuan pemuda itu tampak begitu kekanakan.

Namun seolah tak peduli, si pemuda tadi tiba-tiba berkata lagi dengan antusiasnya,
“Ayah lihatlah, awan itu sepertinya sedang mengikut kita!”

Kedua pasangan muda-mudi itu tampak tak sabar, lalu berkata kepada sang Ayah dari pemuda itu.
“pak kenapa Anda tidak membawa putra Anda itu ke seorang dokter yang bagus?”

Sang Ayah hanya tersenyum, lalu menjawab dengan tenang, “Sudah saya bawa, dan sebenarnya kami ini baru saja dari rumah sakit. Anak saya ini sebelumnya buta semenjak kecil, dan ia baru mendapatkan penglihatannya hari ini”.

***
Setiap manusia di planet ini memiliki ceritanya masing-masing. Jangan langsung men-judge seseorang sebelum benar-benar mengenalnya. Karena kebenaran boleh jadi mengejutkan kita. Selalu berprasangka baik kepada setiap orang, karena itu yang diajarkan Rasulullah dan itulah cara yang baik untuk hidup..

Via [kisahinspirasi]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.