Laut Mati terletak di perbatasan antara Yordania dan bagian barat Palestina, kawasan laut mati memiliki titik terendah di bumi pada 1.300 kaki (400m) di bawah permukaan laut. Secara geologi laut mati terbentuk tiga juta tahun yang lalu ketika timbul retakan kecil pada lembah sungai Yordan (Jordan Riff Valley) air laut masuk dan terkumpul, iklim kering dan evaporasi tinggi meningkatkan konsentrasi mineral dalam air.

Setiap mendengar kata Laut Mati maka yang selalu terbayang tentang keajaibannya. Disebutkan, bila orang berenang di Laut Mati, dia akan mengapung dan tidak akan bisa tenggelam. Laut Mati sebenarnya bukanlah laut tapi sebuah danau air asin besar yang dikelilingi Wadi Araba di bagian selatan, Lembah Yordan yang subur di bagian utara dan gunung Moab serta Judea di bagian barat dan timur.

pesona_laut matiSejumlah sungai, termasuk sungai Yordan, mengalir ke Laut Mati. Begitu sampai di Laut Mati, mereka akan ‘terkunci’ disana dan tidak mengalir ke mana-mana sehingga menguap dan menghasilkan garam dan mineral yang memasok industri dan pertanian di sekitarnya.

Laut Mati kini telah menjadi tujuan wisata yang terkenal karena diklaim bisa membuat orang terapung ketika berenang di dalamnya. Bahkan, konon, kadar garam dalam Laut Mati ini tidak berbahaya dan malah memiliki sifat terapeutik.

Garam yang terkandung dalam Laut Mati termasuk agnesium dan kalium bromida, yang jumlahnya mencapai 13 persen dari komposisi ion yang ada di permukaan air Laut Mati. Kedua kandungan garam tinggi itulah yang bertanggung jawab terhadap keajaiban Laut Mati. Karena kandungan garamnya yang tinggi pula, ikan tidak bisa hidup di Laut Mati.

Visitors float in the Dead SeaPemerintah Yordania sedang mengkaji ulang proyek Red Sea-Dead Sea. Proyek tersebut akan menampung hasil penguapan air Laut Mati untuk industri. Selama beberapa dekade, Laut Mati dianggap tidak berguna. Kemudian seseorang datang dengan sebuah ide untuk mencoba dan mengambil manfaatnya berupa mineral dari air.

Sejak itu, banyak tambang-tambang didirikan untuk menggali sejumlah besar kalium klorida dan bahan kimia lainnya dari Laut Mati. Karena kalium klorida adalah pupuk yang berharga, Laut Mati secara tidak langsung telah menjadi sumber kehidupan yang penting. Laut Mati juga menjadi tempat ditemukannya naskah kuno yang terkenal yang konon pertama kali ditemukan oleh seorang gembala di Qumran pada tahun 1947 dan kini disimpan di museum Yerusalem.

Unik bukan? Apakah Anda merasa ingin menjelajahi segala sensasinya dan mencoba mengapung di Laut Mati. Seraya mensyukuri kuasa Illahi atas keindahan alam raya, ketika Anda berada tepat dititik paling rendah di permukaan bumi. (Ism/elz)

Via [arabnews]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.