Piala Dunia 2014 di Brasil hampir memasuki babak perempat final. Sesi kedua setelah penyisihan grup Piala Dunia 2014 itu rupanya bertepatan pula dengan awal bulan Ramadan 1435 Hijriah.

Walau Brasil merupakan negara dengan penganut Katolik Roma, tapi Negeri Samba juga punya masjid sebagai tempat ibadah umat Islam. Dalam pesta akbar sepak bola kali ini, masjid pun ramai dikunjungi pengunjung dari berbagai negara muslim seperti Aljazair, Bosnia dan Herzegovina, Iran, serta Nigeria. Diperkirakan, masjid makin ramai dengan datangnya Ramadan.

mesjid di BrazilSeorang penjaga masjid di satu sudut kota Rio de Janeiro mengaku kedatangan banyak pengunjung, bahkan beberapa di antaranya pesepakbola. “Biasanya hanya 100-150 orang di sini setiap hari Jumat untuk berdoa. Tapi, di Piala Dunia, banyak penggemar Aljazair, presenter TV, bahkan beberapa pemain,” ujar penjaga masjid bernama Mohamed Zeinhom Abdien seperti dikutip dari New York Times, Ahad (29/6/2014).

Di masjid tersebut, Abdien menjelaskan, tiap hari akan diisi kegiatan rutin seperti buka puasa bersama, belajar membaca dan mengkaji Alquran, dan berdoa bersama. “Ketika anda datang ke sini di bulan Ramadan, anda dapat merasa seperti di sebuah negara muslim,” imbuhnya.

Terkait kewajiban puasa bagi pesepakbola, dia memiliki pandangan sendiri. Menurut Abdien, meski pemain dibolehkan untuk tidak berpuasa, alangkah baik jika mereka tetap menjalankan ibadah itu sambil membela negara masing-masing di Piala dunia.

“Tetapi beberapa dari mereka lebih memilih untuk melakukan puasa bahkan ketika mereka bermain. Mengapa? itu ada di hati dan pikiran,” tandasnya. [Jco]

Via [metrotvnews.com]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.