sumberpost.com

Seperti tahun sebelumnya pasar-pasar tradisional di Aceh dipenuhi oleh pedagang yang menyediakan kebutuhan jelang Ramadhan 1435. Dua hari sebelum memasuki Ramadhan, tradisi memotong daging sapi atau kerbau di Aceh selalu jadi peristiwa menarik. Meugang itulah istilah yang selalu dinantikan dan telah mentradisi sejak lama bagi masyarakat Aceh. Kebiasaan turun temurun ini, juga sebagai penghormatan kaum muslim kepada bulan suci Ramadhan.

Sejak beberapa tahun terakhir suasana menyongsong Ramadhan, yang semestinya penuh kegembiraan, mulai dikeluhkan masyarakat, karena harga daging selalu meroket di Aceh. Seperti halnya di salah satu pasar daging di Jalan elak belakang dan Jalan Perdagangan, Sabang. Selain dipenuhi para penjual rempah untuk kebutuhan masakan, lebih 20 lapak penjual daging sejak H -2 mulai ada disini. Tahun ini harga daging di Sabang berkisar antara 120 ribu sampai 150 ribu rupiah.

Menurut pengakuan salah seorang penjual daging asal Desa Cot Ba’u Sabang, Bahtiar kepada AcehFame, ada peningkatan harga daging tahun ini di Sabang yakni mencapai 150 ribu rupiah, hal tersebut dikarenakan pihaknya mengikuti harga yang juga meningkat di kota Banda Aceh.

“Daging dari pagi tadi kita jual 13 (Rp 130 ribu -red) dan disiang ini kita jual 14, 15, daripada tahun kemarin, kali ini meningkat karena kami beli sapinya di Banda Aceh. Disana sapi kami beli mahal makanya agak meningkat sedikit harga daging” jelasnya Sabtu (28/06/2014).

Sejak dua hari yang lalu, para pebeli tetap antusias mendapatkan daging meugang di Sabang. Para pedagang daging ini sudah membuka lapak mulai pukul 06.00 pagi dan hanya membuka dagangannya hanya sampai pukul 14.00 wib saja. Warga Aceh khususnya Sabang, memang biasa membeli kebutuhan memasak 2 hari jelang Ramadhan atau meugang.  Karena hampir di seluruh Aceh selama sehari atau hari pertama bulan puasa biasanya di pasar-pasar tradisional para pedagang tidak ada yang berjualan.

Meugang sepertinya sudah identik dengan penganan dan masakan berbahan daging di Aceh, dan telah menjadi “wajib” hukumnya. Tapi bagi masyarakat yang tidak suka dengan menu daging Sapi atau Kerbau, biasanya akan merayakan meugang dengan membeli Ayam, Bebek atau Ikan. Marhaban ya Ramadhan. [Mahfud T]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.