Baru-baru ini tepatnya pada 22 Juli lalu, American Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) mengundang lebih dari 200 ahli industri merancang konsep mobil masa depan 20 tahun ke depan. Sebagaimana dilansir Bayvoice.net, dalam pertemuan itu para ahli sudah memprediksi jenis dan model mobil pada 2030 mendatang.

Sejumlah besar mobil baru mungkin tidak perlu lagi kaca spion, rem darurat dan klakson. Pada 2035 mendatang, mobil tidak memerlukan stir, pedal gas bahkan pedal rem. Bila tiba saatnya, keterampilan mengemudi robot akan jauh lebih tangkas dari manusia, tidak perlu lagi bagi manusia menyentuh kemudi.

Para produsen mobil telah mencapai kemajuan besar dalam mengembangkan mobil otomatis konvensional, beberapa mobil otomatis di antaranya kemungkinan akan hadir 10 tahun kemudian. Dewasa ini banyak mobil memiliki prototipe otonom, seperti Adaptive cruise-control system, Lane Keeping Assist System, sistem identifiksi pejalan kaki, Parking Assist System dan sebagainya, mobil-mobil sekarang semakin dekat dengan “kendali diri”.

Meski demikian, hingga saat ini kesannya malah kita yang belum siap menyambut datangnya kendaraan otomatis. Pemerintah masing-masing negara harus membuat undang-undang kendaraan otomatis ini, sedangkan perusahaan asuransi harus memahami secara jelas penanganannya jika terjadi kecelakaan mobil yang bukan dikemudikan oleh manusia.

Keberadaan sejumlah perangkat pada mobil super otomatis ini seperti radar, sensor, kamera dan perangkat keras lain terkait yang saling terhubung antara mobil dengan dunia luar, masih perlu dievaluasi. Selama masa transisi, ketika mobil secara bertahap mencapai pengendalian diri, tetap membutuhkan manusia untuk koordinasi. Namun, menarik sekali jika mobil masa depan tanpa dilengkapi lagi dengan kemudi dan pedal rem.

Alberto Broggi, peneliti dari University of Parma, Italia mengatakan, bahwa perubahan ini tidak bisa dihindari. Ia mengatakan mobil yang tidak perlu lagi dikemudikan manusia juga akan menyingkirkan komponen mobil yang digunakan manusia untuk mengendalikan mobil.


Google (microblogging) secara terbuka telah menyatakan, bahwa pada musim gugur tahun ini akan mulai menguji prototipe pertama mobil mengemudi otomatis di jalan raya. Prediksi terealisasi 2035 mendatang mungkin akan menjadi kenyataan, tapi sebelum benar-benar menyingkirkan kendali mobil, anda harus memastikan mobil dapat menangani kendala apa pun.

Menurut Broggi pengujian validasi yang ekstensif mutlak diperlukan. “Kami memertimbangkan beberapa tantangan, misalnya ketika pesawat mendarat di jalan tol, tiba-tiba ada sinkhole (lubang runtuhan) di jalurnya, jika terjadi hal seperti ini, lantas bagaimana kendaraan otomatis menanganinya,” tandas Broggi.

American Institute of Electrical and Electronics Engineers mengemukakan sebuah pertanyaan, tetapi yang belum terjawab: Ketika manusia tidak perlu lagi mengemudikan mobil sendiri, bagaimana dengan para pembuat mobil? bagaimana mereka akan mempertahankan operasional yang aman bagi “robot empat roda” saat menemui situasi ekstrem? [Joni Sjy/M Asari]

Via [erabaru.net]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.