Penampilan sederhana menyembunyikan bakat model dalam dirinya. Kemeja panjang berpadu celana jeans dan sehelai jilbab hitam bertengger menutup kepalanya. Gadis berpembawaan ramah dan murah senyum ini bernama Nizar Tiarfah Ghasella, pemberian kedua orangtuanya. Sebagai model ia bernaung di bawah S-One Agency.

Selain aktif di bidang modeling, gadis berdarah Jawa ini juga menyandang status sebagai lulusan dari Akademi Kebidanan. Meski pendidikannya tak berkaitan dengan dunia modeling, ia mampu membuktikan diri dalam kiprahnya. Nizar telah meraih beragam penghargaan selama menyalurkan ekspresi sebagai model.

Tak berhenti disitu, Nizar juga memiliki usaha online-shop, menjual berbagai macam kosmetik wanita seperti mascara, eye liner, kuteks, kontak lens dan beberapa perlengkapan wanita lainnya dengan memanfaatkan fitur smartphone-nya. Namun usaha online shop miliknya ini masih menjadi sampingan, dikarenakan jadwal aktivitasnya yang padat. Ia tidak terlalu focus dengan usaha onlinenya ini. “Kalau ada yang pesan aja biasanya saya layani, jadi tidak terlalu focus,” kata Nizar. Sebagai anak, ia juga mendukung usaha pabrik tahu dan tempe milik orangtuanya.

“Sekarang saya baru lulus akademi. Jadi lagi aktif-aktifnya di dunia modeling,” paparnya. Kegiatan menyalurkan bakat tak menghambat dara kelahiran Sragen (Jawa Tengah), 6 Juni 1992 ini membantu bisnis keluarga, plus online-shop yang dikelolanya.

Energinya cukup tangguh menaklukkan ritme aktivitas yang terbilang tinggi.

“Model tetap model, tapi aktivitas yang lain ya tetap jalan diluar dunia model,” tutur lulusan Akademi Kebidanan Muhammadiyah Banda Aceh ini.

Kemampuan mengatur dan memanfaatkan waktu bisa di acungkan jempol, gadis ini pernah mengikuti berbagai macam aktivitas dari ia duduk di bangku SMA. Dia juga bercerita ketika dulu masih menjadi siswa ia pernah menjadi mayoret pada marcin band di sekolahnya dan mengikuti ekstrakulikuler taekwondo.

Meski namanya telah melambung di dunia modeling, ia tak ingin menyingkirkan disiplin ilmu yang telah dipelajarinya bertahun-tahun. Tak tanggung-tanggung, saat menamatkan pendidikan, Nizar menyandang predikat cumlaude. Itu sebabnya ia lebih memilih mengabdikan ilmu kebidanannya ketimbang berkarir di di dunia model.

“Model hanya sampingan,” ujarnya penuh komitmen. Nizar menjadi sosok yang mampu meraih hasil maksimal di bidang apapun yang ditekuninya. Pesona dan talenta yang beragam menumbuhkan jiwa penjelajah dalam dirinya.

“Aku suka mencoba sesuatu yang baru,” tuturnya sambil melempar senyum. [Dara Hersavira]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.