Dunia dan alam raya ini sangat luas, tentu bukan tanpa maksud segala sesuatu tercipta. Semua yang ada di alam ini diciptakan Allah SWT, sebagai bahan pembelajaran bagi manusia. Jika Anda mampu meresapi, banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari lingkungan sekitar Kita. Salah satunya yang mudah dan sering kita jumpai dalam keseharian ialah burung-burung yang hinggap dan terbang kesana kemari. Berikut ini beberapa hal yang bisa dipelajari dari seekor burung, sebagaimana dilansir dari 12most.com.

1. Bagaimana burung lahir
Manusia tak ubahnya seperti burung yang lahir dengan berbagai bentuk dan ukuran, lahir dengan membawa keunikan masing-masing, kekuatan, dan tentu juga kelemahan. Berterima kasihlah kepada Tuhan, karena tidak ada manusia yang sama di muka bumi ini, betapa membosankannya jika manusia lahir tanpa perbedaan.

2. Mengapa burung bermigrasi
Dalam masa tertentu, kawanan burung akan terbang ke tempat lain, disebabkan berbagai faktor misalnya cuaca semakin buruk dan makanan semakin sulit ditemukan. Mereka akan pergi mencari tempat yang lebih baik untuk bertahan hidup. Jadilah orang yang flexibel dan berani membuat perubahan ketika apa yang Anda lakukan tidak berhasil seperti seharusnya.

3. Mengapa burung terbang dalam kawanan yang besar
Burung terbang bersama kawanannya dan beriringan hingga sampai tujuan. Cara seperti ini membantu mereka menghindari predator dan juga menghemat energi. Sama halnya dengan manusia, melakukan pekerjaan dengan tim yang harmonis lebih efektif, namun ketika seseorang memilih untuk bekerja sendirian, dia cenderung mudah dikalahkan.

4. Menjaga keseimbangan
Burung mampu menjaga keseimbangan mereka ketika ada tiupan angin yang tak bersahabat, bahkan mereka juga bisa berdiri hanya dengan satu kaki. Hidup ini penuh dengan momen yang mungkin akan membuat Anda merasa tertekan, namun ketika secara mental dan fisik sama-sama seimbang, hidup masih mudah untuk dijalani.

5. Burung tidak peduli ketika ada yang melihatnya
Anda tentunya pernah menyaksikan banyak burung yang bertengger maupun beterbangan ke sana kemari tanpa merisaukan siapa yang melihatnya, mereka melakukan apa yang mereka butuhkan. Pelajari ini kurangi rasa khawatir, terhadap apa yang dipikirkan orang lain tentang Anda. Jangan pernah melakukan apa yang orang lain katakan benar, padahal hati Anda menolaknya. Setiap orang memiliki urusan masing-masing.

6. Burung memiliki sarang yang dibuatnya sendiri
Burung membangun sarangnya sendiri, tempat yang akan menjadi rumahnya dan tempat pulang ketika matahari tak bersinar lagi. Kita pun demikian, butuh tempat untuk pulang, butuh tempat untuk bersandar. Bukan bangunan yang harus dipahat dari sekarang, namun ruang kedamaian yang harus Anda miliki, ketika suatu saat merasa lelah, peluk diri Anda sendiri dan ajaklah jiwa Anda untuk beristirahat sejenak.

7. Burung mengepakkan sayap kemudian melebarkannya untuk terbang tinggi
Lihatlah bagaimana seekor burung mulai mengepakkan sayapnya untuk terbang, kemudian suatu ketika semakin melebarkan sayapnya ketika mencapai ketinggian. Anda sering kali membatasi diri terhadap pandangan hidup atau potensi diri, bahkan lebih banyak terbebani oleh tuntutan kehidupan sehari-hari. Ini adalah hidup Anda, nasib tentu saja ada di genggaman Anda. Takut terjatuh itu sudah wajar, tetapi ketika terjatuh, itulah yang membuat kita lebih pandai lagi untuk terbang, karena sudah tahu apa yang membuat Anda terjatuh.

Alam raya senantiasa menyimpan kebijaksanaan yang seharusnya bisa jadi bahan pembelajaran bagi kita. Karenanya risalah dari Kalam Illahi pertama yang diturunkan kepada Rausllah juga menyuruh kita untuk Iqra’ (bacalah). Wallahu a’lam [edt/elz]

Via [vimela.com]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.