Memasuki bulan suci Ramadhan 1435 yang bersamaan dengan pesta empat taunan Piala Dunia 2014 makin menambah panjang durasi dan hari-hari begadang Anda. Tidak hanya di Brazil dimana tempat piala dunia berlangsung. Tapi, hampir diseluruh negara dan di berbagai pelosok negeri, banyak yang memilih begadang menantikan Tim kesayangannya beraksi.

Perbedaan waktu antara Amerika Latin dengan negara-negara wilayah Asia, membuat para penggemar bola harus menunggu siaran langsung hingga tengah malam hingga dini hari. Serunya Piala Dunia 2014 membuat suasana menjadi ajang begadang masal di kedai-kedai kopi dan lokasi nonton bareng.

Alhasil, berbagai trik dilakukan sejumlah orang guna mengusir kantuk. Salah satunya dengan menyiapkan camilan dan minuman buat teman begadang. Ada kopi, kacang, gorengan, dan yang paling populer bagai kaum adam adalah rokok.

Namun, menurut ahli gizi dari Persatuan Gizi Indonesia, Ida Ruslita Amir, S.K.M., M.Kes., rokok jelas tidak disarankan untuk teman begadang. “Ada 4.000 racun dalam rokok. Untuk kacang, ia menyaraknan kacang dengan kulit ketimbang kacang goreng. Biasanya kacang goreng mengandung banyak lemak jenuhnya karena melalui proses penggorengan,” ujarnya seperti dinasir galamedia.com (29/6/2014).

Bagaimana dengan kopi? Minuman dengan kandungan utama kafein, lanjut Ida, hanya bisa merangsang melek, tapi tak menambah energi. Padahal, orang yang begadang membutuhkan tambahan energi, terutama bagi mereka yang suka berteriak jika ada bola menggoyang jaring gawang.

Energi yang baik sebenarnya berasal dari gula. Tiap satu gram gula mengandung empat kalori. Normalnya, orang dewasa Indonesia memerlukan asupan kalori sebanyak 2.100 kalori selama 24 jam. Mengonsumsi minuman berenergi boleh-boleh saja. Cuma, kandungan vitamin dan mineralnya juga masih sedikit.

Untuk begadang, asupan vitamin perlu ditambah. “Vitamin bagus sebagai antioksidan. Asal vitamin yang bagus ini berasal dari buah dan sayuran. Bisa dihidangkan dalam bentuk jus atau buah yang dimakan langsung,” sebut Ida.

Intinya, untuk mengiringi begadang, dibutuhkan makanan bergizi lengkap yang mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Ida juga menyarankan, kala begadang, jangan menambah porsi makanan. “Tapi jam makan yang digeser. “Misalnya, jika makan malam, tak perlu terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat. Makan porsi setengahnya saja, dan sisanya dimakan saat begadang. Nah, kalau menambah porsi makanan saat begadang selama sebulan Piala Dunia berlangsung dikhawatirkan tubuh bisa melar.

Hati-hati kanker hati

Begadang sebenarnya riskan buat kesehatan. Bahkan begadang diketahui dapat menimbulkan kanker hati dan meluruhkan gairah seksual. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Jika prosesnya terganggu, hati akan kotor, sehingga menimbulkan kanker. Selain itu, sekitar pukul 02.00-03.00, tubuh perlu istirahat guna memproduksi hormon testosteron.

Masih menurut Ida, belum jelas apakah beberapa makanan tertentu bisa membersihkan hati yang kotor. Makanan yang dipercaya membersihkan hati di antaranya susu dan selenium. “Susu bisa menetralisasi alergi,” ungkapnya.

Sedangkan selenium adalah zat antioksidan yang berfungsi meredam aktivitas radikal bebas. Rokok adalah musuh selenium. Selenium biasanya terdapat dalam sayur dan buah-buahan. Kalau sudah begini jadi ingat lagu Bang Rhoma, begadang itu bila ada perlunya saja. Pilihlah pertandingan penting menurut Anda. [mza/”GM”/net/elz]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.