Sabang – Sarang semut bahan baku obat Alternatif, yang selama ini dikenal dari Papua ternyata juga dapat ditemukan di Pulau Weh.

Sarang semut yang merupakan baku obat alternativ dan diyakini dapat menyembuhkan untuk berbagai jenis penyakit,  Seperti Rematik, asam urat dan lambung, Selama ini dikenal dan bahkan menjadi buah tangan saat bertandang ke Tanah Papua.

Namun ternyata sebagian besar masyarakat Desa Iboih Kecamatan Sukakarya Kota Sabang juga telah menemukannya di Pulau itu.

Satu bonggol sarang semut bisa seberat 40 kilogram dan bisa ditemui di hutan-hutan kawasan sekitar  Iboih hingga tugu Nol kilo meter.

Salah seorang Masyarakat pengumpul sarang semut di Gampong Iboih Murdani menjelaskan sarang semut bisa ditemukan di pohon mane juga kapuk hutan, Akan tetapi Pengambilan sarang semut ini hanya ketika ada kebutuhan dan permintaan. Selama beberapa waktu jelasnya sarang semut atau benalu putih itu pernah dalam waktu beberapa lama pernah dimanfaatkan orang di luar Sabang.

“kalau di papua disebut sarang semut kalau di sumatera itu di katakan benalu putih, khasiatnya untuk rematik, asam urat, darah tinggi. Ini bias di dapat di pohon mane kebanyakan, bila di pohon lain di hutan lebat bias didapati di kapuk hutan” jelasnya Kamis (13/10/2016).

Proses pemanfaatan untuk obat alternativ sarang semutyang berupa bonggol dari pohon di iris-iris tipis dan dikeringkan selama beberapa hari untuk mengurangi kadar air hingga 90 persen.1 kg sarang semut berharga 500 ribu rupiah. Murdani menambahkan untuk dijadikan pemasukan pihaknya agak kesulitan mencari pasar dan mitra diluar.
obat-kanker-rahim“Banyak sekali disini, di dekat tugu kilometer nol juga ada besar sekali. kebanyakan orang luar yang ambil, karena kita tidak tahu pasarnya dimana. Kalau orang iboih tidak mau mengusahakan ini karena kebanyakan mengelola pantai wisata seperti snorkeling. Tapi kalau orang luar tahu sampai ke harga dan dikirim sampai ke jawa,” tambahnya.

Menurut Murdani bahan baku sarang semut yang dipakai di Papua dan di Sabang tak jauh berbeda kualitasnya, namun di Papua ada juga jenis lain yang memiliki akar layaknya rumput. Sebagai bahan baku obat biasanya sarang semut yang sudah kering di campur dengan beberapa bahan baku lain seperti daun sirih, pinang muda serta kayu tongkat ali serta kayu gajah tunggal.

“Cuma uniknya ini di daerah Aceh lain tidak ditemukan, Cuma di kepulauan, mungkin di pulau Aceh juga ada” pungkasnya. (Mahfud T.)

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.