Selfie atau potret diri yang diambil sendiri menggunakan kamera digital, memang istilah yang populer akhir-akhir ini. Begitu banyak orang yang ikut melakukan selfie, dari mulai anak-anak remaja hingga mereka yang berusia lanjut, bahkan kepala negara pun ikut melakukan selfie.

Menelisik sejarahnya, ternyata selfie bukanlah hal baru di kalangan para travelling. Telah lama cara ini dilakukan, misalnya saja oleh gitaris grup The Beatles, George Harrison saat liburan ke Taj Mahal.

Saat berusia 23 tahun, tepatnya 1966, George Harrison melakukan selfie dengan lensa mata ikan di depan halaman landmark bangunan India yang pernah menjadi bangunan tujuh keajaiban dunia itu.

Rupanya, dulu para wisatawan sudah mengenal selfie untuk menghapus bosan saat liburan. Menurut Dr Terri Apter, Psikologi asal AS, selfie merupakan gabungan berbagai macam gaya foto di dunia yang menghibur. Para selebriti biasanya menjadi trendsetter dan akhirnya diikuti banyak orang

“Saat pergi ke suatu tempat mereka (red:wisatawan) ingin mengambil gaya foto berbeda seperti umumnya,” katanya seperti dilansir dari Dailymail, Rabu (16/7/2014)

Hanya saja selfie mulai marak di-posting di jejaring media sosial beberapa tahun belakangan. Dapat dikatakan media sosial yang mereka miliki berfungsi sebagai identitas diri.

“Sebenarnya mereka hanya ingin berbagai kegembiraan dalam menemui situasi baru dan pesan atas sebuah peristiwa atau petualangan yang dilakukan,” tutupnya. [jjs/jrz]

Via [okezone]

BAGIKAN
Aceh Fame adalah portal lifestyle pertama di Aceh yang mendedikasikan diri untuk Aceh yang popular. Lifestyle tidak selamanya identik kalangan elite yang serba gelamor. Semua kita memiliki dan memilih gaya hidup.